RSS

Tag Archives: q-ffest

calon suami vs kekasih hati

Biasanya saya bermain peran dengan Wachid Eko dan Dadang Afryadi. Tapi untuk pementasan -PARIA- kali ini di Surabaya, saya mengajak mereka. Beginilah mereka pada awalnya Mahendra si calon suami dan Rie sang kekasih, pujaan hati 😀
Dengan berbagai pertimbangan -termasuk manut panitia- mengajak orang-orang baru tidak apa kan? Jadi bisa sama-sama belajar. Toh saya juga belajar…..

Ini Vhisnu Mahendra, diperanin oleh Dimas…

Rafael : Sekarang kau menjelma iblis. Kau tolol! Kau bodoh! Goblok. Jangan mencoba menghitam putihkan sesuatu, begitu terus kau serukan di telingku. Tapi Paria, jangan mengabu-abukan sesuatu hanya untuk membenarkan sesuatu yang jelas salah!

Yang ini Rie Shiva Ashvagosha sang kekasih hati, diperanin Dyah Pandam Mitayani

Paria :O, begini-begini Tuan Rafael yang terhormat dan merasa menjadi wakil Tuhan, saya ini percaya Tuhan. Apa anda kira hanya anda saja yang percaya Tuhan? Saya kira anda salah! Saya mungkin tidak termasuk umat beragama! Tapi saya percaya Tuhan, mencintai dan meyakininya dengan cara saya sendiri!

Advertisements
 

Tags: ,

Pentas “Paria” dari novel Garis Tepi Seorang Lesbian di Q-ffest 2008, Surabaya.

Awalnya saya hanya iseng ketik key word ‘festival’ di google, dan menumkan informasi ini di http://www.ccclsurabaya.com (milik Lembaga Bahasa Perancis di Surabaya). Jadi saya bagikan informasinya di sini ya, tapi tanpa gambar poster mereka…sembari narsis pasti kata orang. GPP dueh.. 😀

Tadinya sih mau saya kasih posternya saja untuk pentas PARIA, tapi belum selesai saya design, eh emang belum dimulai ding 😀
Cari modelnya dulu ah…hiks

satu
dua
tiga……

Tujuh tahun sudah Q! Film Festival hadir. Setelah Jakarta, Yogyakarta dan Bali, Q! Film Festival yang didirikan oleh beberapa jurnalis independen ini berkembang pesat dan pada 2007 memperluas lingkupnya di Indonesia dengan kunjungan perdana di kota Bandung dan Surabaya melalui « Traveling to Surabaya 2007 ».

Tahun ini, Q! Film Festival kembali menawarkan alternatif-alternatif baru, selain pemutaran film, acara akan disemarakkan dengan pameran foto dari fotografer Prancis Amaury Grisel dan pentas teater oleh Herlinatiens (Yogyakarta)di CCCL Surabaya.

Lebih dari 500 film dan total 75.000 penonton pada tahun-tahun sebelumnya. Q! Film Festival tak terelakkan lagi menjadi festival paling besar di Asia dari segi durasi dan pemutaran film dan menciptakan jaringan lintas negara, terutama Eropa.

Bulan Oktober, di Surabaya akan hadir Q! Film Fest di mana-mana !
http://www.qfilmfestival.org

“Youth Freedom”
Film – Pameran – Teater – Diskusi

Pemutaran : 15– 19 Oktober,
Pk. 14.00/ 17.15/ 18.00/19.15
Pameran: 15– 18 Oktober,
karya beberapa komunitas foto Surabaya

Pentas Teater “Garis Tepi Seorang Lesbian”: Sabtu 18 Oktober, Pk. 17.00, oleh Herlinatiens

Bersama Q-munity Surabaya
CCCL – SBY, XXI Sutos, Garlick, Gaya Nusantara


http://www.ccclsurabaya.com/bi/bi_2cine.htm

 
18 Comments

Posted by on August 2, 2008 in Catatan Hari Ini

 

Tags: , ,