RSS

Membawa Anubis dari Melbourne

01 Oct

Di akun sebelah sedang marak pamer barang lawasan, tak ketinggalan saya ikut panas membongkar-bongkar barang-barang saya. Menemukan cangkir saya senang. Menemukan koin cetakan tahun 1790 saya makin senang. Menemukan surat-surat yang saya terima di tahun 1990-2001 saya senang dan berdebar. Menemukan foto mantan ya lumayan senang hehehe.

Tahun 2012 kemarin, adalah kali kedua saya berkunjung ke Melbourne. Tinggal selama tiga bulan di sana membuat saya rajin mengunjungi tempat-tempat yang direkomendasikan beberapa orang teman. Salah satu yang musti saya kunjungi adalah old shop. Adik saya juga menyarankan pada saya agar tak melewatkan pengalaman mencari-cari pernak-pernik lucu di toko barang bekas ini.

Di sebuah old shop/ vintage shop di Sydney road. SAVERS (http://vintagemelbourne.com/savers-sydney-road/) Toko barang bekas ini tentu lebih gede ketimbang yang ada di Jalan Afandi (dulunya Gejayan) misalnya. Sebenarnya saya bukan terbasuk orang yang suka belanja di toko barkas, tapi masuk ke Savers saya merasa senang. Banyak barang-barang lucu yang saya temukan. Belum ada satu jam saya sudah melirik tempat lilin dari kuningan bertulisakan huruf China, piring hias untuk dinding berbahan kuningan juga untuk bapak, yang kalau saya perhatikan berasal dari Eropa.

Hari itu, meskipun di musim panas, saya kedinginan karena suhu menunjukkan posisi 18 derajat celcius di handphone saya. Karenanya atas saran kawan, saya berpikir untuk mencari mantel yang bisa saya gunakan untuk sementara selama di Melbourne. Tidak mendapatkan mantel, saya menemukan pernik kecil yang saya kenali sebagai patung ala Mesir.

1926721_10152783786111473_6181722040717450912_n

#Disergap Jirih
Hari ini, setelah dua tahun lewat, saya mencari-cari figure siapakah dalam patung ini. Lalu saya menemukan sosok Anubis. Anubis yang dalam kepercayaan Mesir kuno dianggap sebagai dewa yang paling penting dalam kematian (mengingat perannya yang berhubungan dengan kematian dan akhirat) membuat saya bergidik untuk sesaat sekaligus ingin lebih tahu soal Anubis. (OK ini PR untuk saya mencari-cari referensi tentang Mesir kuno)
Dewa berkepala serigala, beberapa menganggapnya berkepala anjing ini membuat jantung saya berdebar-debar, mana warnanya kusam, meski label harga (1,99$) yang masih nempel belum saya lepas sesekali saya jadikan fokus agar tak terlampau berdebar.

saya sedang takut mati!

Dari hasil ngintip ke beberapa web, Anubis yang sering digambarkan berkulit hitam ini melambangkan gambaran kehidupan setelah kematian dan kelahiran kembali juga diyakini sebagai dewa dunia bawah. Yang menenangkan, (karena sempat berpikir akan membuang the little ones ini) ada yang mengatakan Anubis dianggap sebagao pelingdung roh dan pemangsa jiwa-jiwa jahat. Lebih dari itu, Anubis menjadi pengawas misteri. Well, saya senang hal-hal yang penuh misteri.

Narasi tentang kematian, apapun bentuknya, meskipun nyaris selalu membuat saya bergidik, selalu terdengar sexy bagi saya. Cerita-cerita yang mengiringi si mati. Mitos dan dongeng tentang lepasnya roh dari tubuh yang didendangkan secara turun temurun, bagaimanapun manusia modern menertawakannya, nampaknya tak mengubah sexy-nya kematian bagi saya.Tak heran saya selalu terdiam saat megatruh menyentuh telinga saya, dimanapun, kapanpun dan dalam situasi seperti apapun. Debar yang selalu datang biasanya adalah tanda untuk saya berpura-pura tidak mendengar sekaligus ingin terus mendengarnya.

10418258_10152783786491473_8931909919397297648_n

Yogyakarta, 1 Oktober 2014

 

Tags: , , , , , ,

One response to “Membawa Anubis dari Melbourne

  1. abi saputra

    October 1, 2014 at 5:27 pm

    Mbak anubis itu apa si?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: