RSS

Monthly Archives: March 2009

Semoga Lekas Sembuh

; catatan kecil untuk seorang teman (was taken from herlinatiens.multiply.com)
12 maret 2009

padamu yang darahnya dicumbui nyamuk
dan cinta
semoga lekas sembuh

sebab di luar gadis-gadis menunggu
sarat doa dan kembang
kue serta coklat manis

tak ada mawar dariku
seperti yang kau minta
dari pesan singkat yang ramai
bersama

tapi semoga lekas sembuh
semoga nadi dan jiwa terjaga
karenanya
amien

Yogya, saat mengingatmu seperti ikan

 
4 Comments

Posted by on March 13, 2009 in Puisi

 

confused, 2

; thanks sehari itu

sebab kita berbeda
meski kuceritakan kolam di antara ikan
padamu yang retak

dan di hari yang
hujan serta panas tak begitu terlalu
kau singkap dunia baru
untukku lari bersama

namamu sayang
kubaca di banyak perempatan
di antara lampu merah dan polisi yang
sibuk menata kantuk dan pejalan

sementara sibuk kubuat nama sendiri
di sampul buku yang musti sengaja
kau cari di rak-rak berdebu

begini sudah menyiksa
sebab rindu hanya nama lain
dari derita pecinta

sayang tak bisakah kau akhiri lebih cepat
demi aku?

yoyakarta, 6 maret 2009

 
8 Comments

Posted by on March 6, 2009 in Puisi

 

CONFUSED

image051

sebentar autis sebentar klorofil sebentar blackberry sebentar melirik sebentar menjulurkan lidah….

copy-of-image048

sebentar kemudian ikan sebentar kemudian kolam sebentar kemudian mangga sebentar kemudian balcony sebentar kemudian diam….

dsc00767-001

sebentar kucuri dari wajah lain sebentar kumenghilang sebentar kau termenung sebentar kau menelepon sebentar aku cemas sebentar kita bingung

apa yang kita cari setelah ini apa yang kita temukan sesudahnya dari kehidupan yang warna warni serupa kembang api di langit kau di langit aku di bumi kau mendengar aku bicara tak bisakah lebih sederhan dengan rahasia.

Yogya, sore busuk hari ini

 
6 Comments

Posted by on March 4, 2009 in Puisi

 

Perjalanan -yang tak lagi- Rahasia

copy-of-image057; are you kidding me?

Saya meminta pembantu -di rumah dimana saya tinggal- bilang saya tidak ada. Dari dalam kamar depan saya mengintipnya termenung dengan cara yang tidak saya sukai, tepat saat handphone saya berbunyi karena nomornya masuk. Ah, saya lupa mengaktifkan silent mode di hp.

Berharap malam itu cepat berlalu, hingga lahir hari baru untuk saya cepat-cepat pulang ke Yogya. Dengan demikian saya memiliki alasan untuk menyudahi segala pertanyaan dengan ‘pulang’. Ke Yogya. Apa saya nampak seperti pejabat korup yang kalah sebelum perang di pengadilan? Mungkin. Tapi begini lebih baik.

Saya pernah menyelenggarakan hubungan. Mendengar janji dari banyak orang. Tapi bukan dengan dia. *jadi mau dengerin lagu Project-P, Pacarku superstar?*

Sekali lagi saya membaca semua sms dia di MumSMS, sekarang saya memang bertingkah seperti pendusta kecil di belakangnya….what the hell with kata-kata. ups… saya ingat kata-kata saya sendiri padanya perihal ikan dan air kolam yang kotor. Masihkah kau ingin meloncat ke dalamnya? ke bawah itu? Karena tak mungkin bagiku memanjat pohon yang kau minta itu, terlalu tinggi sayang. Sungguh terlalu tinggi untukku.

Sekarang biarkan aku perbarui jawaban yang kuberikan padamu; sekarang aku ingin semua baik-baik saja. Kau tetap baik. Aku juga baik. Sebagai teman baru yang pernah bekerjasama. Sebagai teman yang bersikap pengecut dan takut menemuimu. Tentang hari esok, semoga tak ada janji yang musti kita tepati. Amien.

Hari kedua di Yogya…(2 maret 2009)

(was taken from herlinatiens.multiply.com)

 
13 Comments

Posted by on March 4, 2009 in Catatan Hari Ini