RSS

sebab tak bisa kubiarkan diriku menjadi lebih keparat dengan memilikimu

25 Jan

; tulisan selepas mimpi Zen

kekinian banyak betul lahir lagu-lagu judulnya ‘selingkuh’ atau setidak-tidaknya yang bertema itulah ya. psikologis masyarakat -dalam hal ini pendengar- seperti dikondisikan atau memang jadi kek cermin kondisi masyarakat yang ada ya? well sebab, suatu karya tidak pernah lahir dari kekosongan belaka kan?

itung punya itung, dalam banyak kajian dan karya, mengapa perempuan yang datang belakangan selalu dibilang perebut hayo? atau kenapa selalu disebut sebagai si brengsek karena mencintai lelaki/perempuan orang lain? kenapa ndak coba lihat sisi yang lain?

sebab yang pertama -dianggap- selalu setia, dan yang kedua yang menggatal.

dalam novel yang sudah-sudah, saya sering menempatkan si tokoh sebagai penjahat beradab yang menghindari manusia yang sudah berpasangan. ini berbeda dengan tokoh saya dalam sebuah cinta yang menangis. ya, iyalah, kek mana ndak lha wong tokoh ‘aku dan dia’ dalam novel tersebut jatuh cinta -lagi- dengan seseorang yang dikenalnya di masa kecil. seorang teman sekolah, gitu katanya. eh atau memang tak pernah benar-benar berhenti mencintai lelaki kecil itu? ketahuan dueh…

seorang teman, Nana namanya bicara pada saya, “sampean kurang jahat, nontonlah sinetron biar bisa jahat.”
Nah kan, sinetron pun banyak ngajari kita pada ritual-ritual ‘ayeaaah’ pada masyarakat. belum lagi pembagian tokoh yang terlalu hitam putih. terlalu benar dan salah. terlalu antogonis dan protagonis.
yang hitam yang ndak punya kasih. yang putih yang setia. beuh….mak…

jika salah mencintaimu, maka biarkan ini tetap menjadi salah.
sebab tak harus menjadi benar untuk menciptakan surgaku sendiri.
dalam diam aku menang. dalam bicara akupun terus menang.
sebab pertempuran ini hanya milikku saja. bukan denganmu.
bukan dengannya.
sebab musuh yang mencoba merebutku darimu hanyalah aku sendiri.
dan tak bisa kubiarkan diriku menjadi lebih keparat dengan memilikimu.

Yogyakarta, 25 Januari 2009

 
6 Comments

Posted by on January 25, 2009 in Catatan Hari Ini

 

6 responses to “sebab tak bisa kubiarkan diriku menjadi lebih keparat dengan memilikimu

  1. Thomas Silvano

    January 27, 2009 at 11:17 am

    “jika salah mencintaimu, maka biarkan ini tetap menjadi salah”..
    menteep, hehe mo salah mo benerr, kalo aku cinta, kau mo apa???

     
  2. gie

    February 2, 2009 at 4:19 pm

    Sampeyan kok makin ngetop aja, HP tetap yang dulu kan yang tersimpan di HPq

     
  3. pink

    February 2, 2009 at 8:25 pm

    bila cinta itu angin
    biarlah tarian batang bambu di stasiun walikukun sebagai penanda.
    Pipit kecilpun terpelanting saat hinggap dirantingnya
    coklat seragam pramukamu tak secoklat sayapku, begitulah celoteh pipit kecil. Sedangkan rinai hujanpun menaburkan coklat bengawan di kelokan ngawi. Sendu sembilu ngilu, itukah kamu?
    Sesendu kintamani saat berkabut hujan?
    ataukah semerdu adzan kabut di bedugul?
    Entahlah tanjung benoa begitu panas dan senyap, angin malas mendayu.
    Gemericik celoteh gadis ayu berhidung bule di pasar sukowati, yang menawarkan beha celdam dan daster itukah?
    Atau selucu kemahalan oleh-oleh joger?

    Entahlah..semua sama saja saat kau mulai bercerita
    selalu ada yang tanya dan terluka….

     
  4. missyou

    February 3, 2009 at 3:14 pm

    mengapa lahir padamu seluruh cinta dan harapan? jangan menjahuiku begini.

     
  5. langitjiwa

    February 3, 2009 at 10:01 pm

    : herlinatiens

    Inginku tulis puisi cinta,dimata kecilmu.
    Agar terbaca pada setiap waktu,
    Kala kau terkukung sepi dan rindu.

    ( gak salahkan,aku menuliskannya disini,dan jgn bilang saya kurang ajar kepada pean,hehehe
    malam,mbak.)

     
  6. herlinatiens

    February 15, 2009 at 3:07 am

    @ gie: Duh maaf, pak Gie teman mbak Fitri ya? Maaf kalau saya lupa. Atau de Anggie? Atau send email deh ke email saya ya. herlinatiens@yahoo.co.id

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: