RSS

Lelaki Rahasia

02 Aug

wash dc

1.
Sekarang kitalah yang mabuk, kau membasahi dirimu dengan anggur dan aku mencium aromanya tanpa harus menjulurkan lidah. Maka beninglah kita yang ajaib dilanda kepurbaan fana.

Kukira ini semu, tapi kau meyakinkanku; bahwa tubuhmu memang anggur dan aku gelas bening yang siap menerima setiap tetesnya. Apa kita akan sampai? Apa gelas yang kau kira bening ini akan penuh olehmu?

Sekarang kaulah yang dijalari rindu sementara aku menelan ragu.

2.
tidak sedang musim kawin bukan? meski di sana kembang mulai mekar. meski aku tak tahu benar warna kuning kembang yang kau petik untukku. simpanlah baik-baik, mungkin saat layu kelak, lahir aku dari dalam sarinya. mari kita hitung hari sampai pesawatmu mendarat, dan aku menjemputmu dengan ataupun tanpa senyum.

3.
dan demikianlah kita ajaib dalam fana. aku hanya melihat kolam ikan. bukan danau sepertimu. ikan-ikan koi saja yang ada di dalamnya. bukan kembang kuning yang bisa tumbuh di tepinya. tak ada bangku kayu untuk bisa melepas lelah. hanya pinggiran kolam dari batu yang mulai menghijau oleh lumut dan jamur. tapi kerinduanku sama besarnya dengan yang kau alami, sayang.

yogya,29juli2008

 
8 Comments

Posted by on August 2, 2008 in Puisi

 

8 responses to “Lelaki Rahasia

  1. Aiyuu

    August 4, 2008 at 11:09 am

    siapa sih non?

     
  2. Aiyuu

    August 4, 2008 at 11:09 am

    non?

     
  3. atomuhammadtoha

    August 4, 2008 at 3:07 pm

    puisi dan kata-katanya memang ajaib
    bagiku puisimu bermakna sesuai aku
    bagimu puisimu mungkin bermakna sesuai siapa
    tapi terimakasih
    puisimu cukup mewakili maknaku saat ini

    thanks

     
  4. maurad

    August 5, 2008 at 11:43 am

    saat fana
    punah segala daya
    serupa roti dan anggur yang boleh mengisi
    bukan jua itu
    karna bening akan berwarna
    kabut putih munkin saja
    di mulut lorong rindu
    siapakah itu

    ///toek penyala rindu di kraton senin sore 11 agustus

     
  5. tembolok

    August 19, 2008 at 2:56 pm

    begh,dibohongi herlina ini,mana bisa narsisus kek dia jatuh cinta.oi oi bangun e.lagi lelap banget ya?sampe mimpi jatuh cinta.

     
  6. herlinatiens

    August 23, 2008 at 7:33 pm

    Oi oi ndak oi. Saya ndak sedang lelap gimana bisa mimpi😛
    Ya kan belajar dulu dengan pura-pura, bis itu ya kan gampang aja ntar :p

     
  7. Agung Mojosari

    August 28, 2008 at 1:58 pm

    Ikutan komen ya mbak…🙂

    4.
    Dan akupun datang juga. disini, dikotamu yang telah membuat begitu besar tanda tanya. sesekali aku membayangkan bentukmu saat pesawat telah menderu berlalu. Ya, sosok yang telah memberikan tempat untuk kemabukanku, untuk wadah dari tiap screen rinduku. serupa apakah pertemuanku denganmu? sebotol anggur telah kubawakan untukmu karena kerinduan akan kita penuhi di tiap jengkal hari-hari itu.

     
  8. Huget

    September 7, 2008 at 12:21 pm

    numpang coment leh kan…??
    (berharap aku adalah cowoknya ahh…)

    Indahnya perempuan seperti bulan sebagai penghias malam,melengkapi seperti perhiasan raja tanpa nama.
    Aku memilih satu dari seribu,tapi siapa dan dimana aq masih mencari tau.. (mungkin kamu.. kwekeke..)
    kepenatan mencari jalan bahagia,mengisi kosong dari kegalauan.
    bertanya aq pada dunia,mencari teori untuk intuisi,lalu aq terjerumus di api tanpa rasa fana.
    Berpikir aq dalam bersama diam,bukan tak peduli aq sendiri.
    aq ingin pergi ke hutan jati ( ngawi.. hihi ) lalu tidur, atau mencari tau siapa dirimu…
    kwekekekeke…

    kupat kecemplung santen,mbok bilih lepat nyuwun ngapunten….

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: