RSS

Saya Jatuh Cinta….benar-benar….

24 Jul


Dini hari tadi dia datang, duduk dengan cara provokatif memandangi saya. Matanya kecil, serupa gemerlap berlian yang seakan selalu siap diciumi. Bibirnya mengembang oleh senyum, selalu bersedia untuk saya manjakan. Aduh Tuhan, saya jatuh cinta. Aduh setan, saya terpesona. Bergetar dada saya memandanginya begitu. Ada denyar-denyar halus yang sumpah mati belum pernah saya rasakan selain pada dia.

Matanya terus memandangi saya, seolah saya kebanggaan abadi baginya. Diabaikannya kanak-kanak yang menangis karena dicubit Ibu mereka. Diabaikannya perempuan-perempuan lain yang mencoba menarik perhatiannya. Dia memang hanya mendambakan saya. Sebagai kasih sayang yang tulus sepanjang jalan.

Dia memakai kaus berwarna putih, celana pendeknya memiliki saku di masing-masing sisinya. Pasti penuh dengan permen. Saya bohong kalau saya katakan tak bahagia saat memperhatikan lelaki yang terasa begitu karib itu dalam saya. Rambutnya ikal, ditarikan oleh angin laut. Aduh Tuhan, saya jatuh cinta lagi dan lagi padanya.

“Bunda, jangan lama-lama.”

“Bentar sayang. Duduk yang manis ya.”

Tak bisa tidak, seharian saya terus memikirkan laki-laki itu. Mungkin cinta yang sementara. Mungkin juga kerinduan sesaat. Sepertinya begitu. Maka esok hari, saya berharap semuanya berakhir. Saya tak merasa siap untuk menyediakan diri untuk bisa memilikinya.

Maka saya mencoba memanjakan mata saya dengan melihat-lihat banyak wajah yang menarik di kotak ajaib ini. Memang tak ada yang seistimewa dia. Tak ada yang semanis dia.

Dia memang anak saya, anak yang -akan- lahir dari rahim saya. Begitulah, kelak. Menunggumu sayang, hari-hari akan terasa lama. Detik menjadi sunyi dan dingin. Tapi telah kupertaruhkan hidup dan cinta hanya untuk memenangkanmu kelak.

an kasi na

kaulah kemerdekaan baru yang lahir dariku
kebenaran paling sejati dan purba dari dunia
dari segala rahasia yang tak terduga

kelak kau memerdekakan karib dan lawan
memiskinkan bicara dengan sikap dan perilaku
anakku!

maka kau akan pernah capai
maka kau akan pernah terluka
maka kau akan pernah menangis
maka kau akan pernah marah
karena kau berjiwa
bukan segumpal daging bernyawa

tanganmu tak pegang senjata
karena kami mengajarimu aksara
hatimu tak membatu
karena kami memahatmu dari doa
kakimu tak menginjak luka
karena kami meminangnya dari sejarah

maka kau akan pernah kecewa
maka kau akan pernah menyesal
maka kau akan pernah bersedih
maka kau akan pernah patah
karena kau manusia biasa

Yogyakarta, 23Juli08

 
5 Comments

Posted by on July 24, 2008 in Catatan Hari Ini, Puisi

 

Tags: , , ,

5 responses to “Saya Jatuh Cinta….benar-benar….

  1. darra ayu

    July 24, 2008 at 2:54 pm

    Anak..?? Anak sapa? Anak mu bu?
    Weleh-weleh…dari bapak yang mana neeh??
    Whuahaahahahakakaakakka…..

     
  2. anton ashardi

    July 24, 2008 at 9:58 pm

    woooo… sudah lama ndak sowan kesini, sekali sowan langsung udah punya anak… hebat.
    woooo… (part II), postingannya rapi sekarang, potonya udah di-align * maaf, OOT (^_^)’ *

     
  3. eswandjono

    July 26, 2008 at 9:17 pm

    mampir lagi…
    makin jauh merangkak kamu
    bahkan ternyata berlari..
    aku masih saja merayap…
    dadaku berdaraaah..
    keep on moving ..

     
  4. Gelandangan

    July 29, 2008 at 2:11 am

    wahhh jatuh cinta ma saya yah😀
    heheheheh
    salam kenal

     
  5. tembolok

    July 29, 2008 at 1:15 pm

    pingin punya anak banget ya Her?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: