RSS

menjahit puisi, 2

09 Jul

(ni berpura-pura menjadi tokoh Banowati) Bhisma sedang belajar menjadi sepatu. Di kampung yang lain seorang pemburu sedang membakar surat-surat untuk babinya, mencampurnya dengan darah sendiri, lantas menjahit puisi baru dari situ.

Seorang perempuan, sebut saja Banowati, begitu kata Bhisma, adalah perempuan yang kabarnya agak genit dan pernah naksir Arjuna. Saat ini si perempuan yang senja hari menjelma Sriti tengah mematung membaca tulisan-tulisan bersayap yang menceritakan perjalanan-perjalanan kecil.

Diam-diam, saya mencuri selinap masuk ke dalam kamar Banowati, merebut puisi-puisi yang ada untuk saya baca diam-diam tanpa sepengetahuan ketiganya.

.: jalan pulang :.

maka lahirlah puisi dari sol sepatu tua itu
bersama kelahiran penyair bernama batu
berjalan berdua mereka bertemu perempuan yang disangkanya babi banowati
berangkat ke selatan, bertiga sampai di utara

“tak ada lagi sriti di kota ini, tuan.”

mari kita rayakan pertemuan dengan berpisah
bawalah serta kopi dan tikar
cukup untuk bertiga meluruskan hati
tak ada pertanyaan
masing-masing akan pulang dengan jawaban

“saling belajar mengenal sepatu dulu saja tuan!”

jangan tergesa menjadi
karena sepatu-sepatu tak pernah sesetia yang kau kira
pada tahun yang datang
sepatu mendekap terlalu erat

oh, tahun belum juga berganti, tapi kau telah berubah, sayang!

(yogyakarta, 9Juli2008)

 
10 Comments

Posted by on July 9, 2008 in Catatan Hari Ini, Puisi

 

Tags:

10 responses to “menjahit puisi, 2

  1. abiyasa

    July 10, 2008 at 12:05 am

    Apa yang perlu dibanggakan bagi seorang Banowati? Istri duryudana yang banyak menjadi biang kerok masalah di Hastina?
    Banowati tak seteguh Drupadi, tak seluhur Kunti

     
  2. arief_dj

    July 10, 2008 at 12:47 am

    Tapi om abiyasa, Dewi Banowati jujur, penuh belas kasih, penuh dengan sopan santun, dan agak sedikit genit.. Lagipula, dia kan puteri keraton.. Hehe..

     
  3. artja

    July 10, 2008 at 3:32 am

    biarlah saya jadi aswatama

     
  4. plutolove

    July 10, 2008 at 4:19 am

    aku dak ngerti pewayangan neh!tapi buatku yang keluar dari sang herlina selalu keren!gombal yah,,,(tenan sodara-sodara!)

     
  5. missyou

    July 10, 2008 at 6:31 am

    Setyowati kok malah pura-pura jadi Banowati.

     
  6. missyou

    July 10, 2008 at 10:21 am

    Damn! you r lookin wonderful always and still.

     
  7. anton ashardi

    July 10, 2008 at 1:39 pm

    cerita keren… trus kalo gambarnya itu di align left kayaknya tampilan postingnya bisa lebih rapi deh…

    * ini mo komen postingan ato tampilan se… (-_-)’ *

     
  8. Iloveyou

    July 14, 2008 at 5:52 am

    Ngantuk.Wordpress dianaktirikan nih.

     
  9. Iloveyou

    July 14, 2008 at 7:37 am

    semakin mengantuk

     
  10. anton ashardi

    July 14, 2008 at 12:53 pm

    we want post!
    we want new post!

    :p

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: