RSS

gempa hati

28 May

Saya sedang menerima telepon dari jauh tadi. Menggeser kursi dengan cepat, berdiri dan berlari ke pintu. Sempat istigfar kok, inget dosa soalnya.

Sudah 3 kali ini dari hari kemarin saya seperti merasa tanah di bawah saya turun. Tapi bumi tidak bergoyang. Tidak ng-rock ataupun jingkrak-jingkrak kek Mulan Jamilah yang sama sekali TIDAK seksi –kalau diem lebih seksi kali ya-. Hanya terasa turun, begitu saja. Saya baru tahu, dari mbak Tami yang biasa memasak buat kami di rumah; kalau kemarin adalah dua tahun terjadinya gempa di Yogya.

Gempa bumi Yogyakarta Mei 2006 adalah peristiwa gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. Menurut catatan dari Departemen Sosial Republik Indonesia, lebih dari 6000 orang meninggal dala gempa tersebut.

Mungkin, lempeng yang bergerak dan menyebabkan gempa dua tahun lalu di Yogya dan sekitarnya sedang merayakan pesta Ulang Tahun juga. Saya merasa sedikit takut -sebenarnya- dinding dalam kamar yang saya tempati sekarang masih meninggalkan jejak yang sangat kentara. Kalau sampai gempa terjadi, wasalam. Dengan mudah tembok itu akan menutup sejarah seseorang.

Saya cepat-cepat mengganti baju saya dengan yang lebih pantas. Lutut masih sedikit berasa aneh dan bahu saya kaku. Tapi saya nyaman-nyamankan diri saya menulis ini dengan cepat, kali-kali saya mati karena jantungan saat gempa datang kan seolah ini sebagai salam perpisahan. Tapi masalahnya, saya akan hidup seribu tahun lagi, kek Chairil Anwar. Saya bukan Soe Hok Gie yang merasa bahagia bila bisa mati muda.

Kalau selir-selir raja di Bali menyisir rambutnya dengan rapi saat akan mati dengan menenggelamkan diri di kobaran api yang akan membakar suami, kekasih tercinta mereka, saya cukup merapikan rambut dan menenangkan diri dengan segera.

28Mei2008

 
3 Comments

Posted by on May 28, 2008 in Puisi

 

Tags: ,

3 responses to “gempa hati

  1. ashardi

    June 1, 2008 at 12:15 am

    lha… disini ndak ada yang ngomen… ta komen disini aja wes…
    moga2 aja gak ketauan…

     
  2. herlinatiens

    June 1, 2008 at 12:28 am

    ketahuan kan..hayo..:P

     
  3. aryo yudistira

    December 4, 2009 at 1:35 am

    justru gempa dalam hati inilah yang sekarang lagi aku tunggu….

    ahhh……

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: