RSS

Pengakuan, 3

13 Apr

; kesaksian para anu

dia memang pembosan. kalau dia mulai merasa seseorang itu tidak lebih pintar dibandingkan dia, dia akan menyingkir cepat. nah, sekarang dia mulai mencari gara-gara untuk membuat seorang laki-laki marah dan bosan padanya. tapi bagaimana bisa? terlanjur, laki-laki itu menginginkannya. repot dia….

kalau sudah lewat tiga bulan. dia akan merasa bosan. cepat-cepat pulang ke rumah. mengisi amunisi baru, seolah bersiap melayani musuh baru. seperti itulah tahun berganti dengan orang-orang baru yang pecah hatinya.

satu-satunya hal yang menarik baginya adalah malam dan sunyi. saat manusia lain lelap, perempuan serigala itu akan menikmati hidupnya sendirian. saat begitulah segala kemewahan mengganas. dan esok hari terasa lebih menjanjikan.

surat-surat cinta terabaikan. puisi-puisi rayuan ditertawakan. kado-kado manis ditelantarkan. begitulah, semuanya nampak kecil di matanya. sebagai perempuan serigala, hidupnya tak lebih menyedihkan dari belulang korban yang dimangsanya.

pada malam-malam tertentu, dia akan berubah wujud menjadi ular. taring-taringnya licin. sisiknya seperti diwarnai dengan sengaja oleh semesta. abadi kejahatan tengah menjaga dan membantu perempuan itu untuk mendapatkan mangsa baru yang lainnya.

kalau dia tersenyum, maka tampaklah kilatan mata yang serupa jala menarikmu untuk bicara. kalau dia bergerak maka tampaklah tarian pendosa membayangimu di malam-malam berikutnya. dia memang begitu, selalu begitu.

sesuatu dalam dirinya yang serupa magnet, memikat hati yang lengah untuk mendekat. dia pemain yang tangguh. petarung yang handal. dan tentu saja, wasit yang berkuasa atas hidupmu yang gamang.

apa dia pernah merasa bersalah? oh tentu saja tidak. bukankah kebenaran adalah keniscayaan baginya? kalau ada yang menangis dia tidak bersedih. kalau ada yang terluka dia bergembira. dan kalau ada yang tercuri hatinya dia tertawa.

perempuan serigala itu. lahir tengah malam. tak ada angin waktu itu. tak ada suara serangga. seluruh alam berdiam menunggu kelahiran kesunyian baru di dunia. mengutuk malam yang mengijinkan perempuan itu lahir dari derit bambu dan beribukan ular naga.

ibunya naga hitam. ayahnya jin penghuni hutan seberang. inang pengasuhnya singa jadi-jadian. mau bagaimana lagi?

bulan purnama ke sekian, tubuhnya menjadi serupa asap. meliuk mengitari rumah-rumah penduduk. mengintip ke balik pintu. mencari pemuda-pemuda tampan. mengintip derita perawan yang sedang kasmaran.

malam itu, hendak diluruskan niatnya untuk mencuri pemuda-pemuda itu dari para kekasihnya. senyumnya mengembang. desis dari dalam mulutnya menggidikkan para orang tua yang mendengar. beberapa terjaga dan menaburkan butiran garam ke tubuh anak laki-laki mereka.

perempuan serigala itu tak akan pernah berhenti. hanya kematianlah yang bisa menyelamatkannya dari kutukan panjang itu. serupa makam tanpa nisan; dia selalu melupakan apa-apa yang seharusnya diingatnya dengan benar. begitulah, perempuan serigala itu lupa siapakah dia sejatinya.

Yogyakarta, 02.10 april08

 

12 responses to “Pengakuan, 3

  1. til

    April 14, 2008 at 12:23 am

    beberapa terjaga dan menaburkan butiran garam ke tubuh anak laki-laki mereka –> LOLS

     
  2. Erika van Mossel

    April 14, 2008 at 12:36 am

    pernah kutemua perempuan itu, saat jemarimu mengatakan
    …bila kau pandangi punggngnya..
    ….kau ingin menarik talinya yang hijau…
    …hingga tampaklah dua bukit….

     
  3. astri

    April 14, 2008 at 5:14 am

    blink!!

     
  4. herlinatiens

    April 14, 2008 at 6:03 am

    @ til: iya soalnya kalau ndak kamu akan terkam mereka…para lelaki itu:p

    @ erika van mossel: apa hubungan tali hijau ma bukit?

    @ astri: ? kek dejavu kau?

     
  5. til

    April 15, 2008 at 2:38 am

    tali hijau mungkin BH bukit mungkin anu lols :p

     
  6. herlinatiens

    April 15, 2008 at 5:07 am

    @ til: pinter kalau ginian ya til? pengalaman apa piye? teruskan nak..

     
  7. til

    April 15, 2008 at 11:19 pm

    hiahiahia bukan pengalaman tp kan sering nonton film2 bgono lols :p wew disini banyak sekali novel mira.w sama marga.t kok nda ada punya situ ya? kikiki

     
  8. astri

    April 17, 2008 at 3:10 am

    weleh welwh.. si anak2 ngomong apa neh? Til nton film apaan tuh?

     
  9. herlinatiens

    April 17, 2008 at 4:55 am

    @ til: ya kali buku2ku nyingkir liat housemate situ.palsu…

    @ astri: ngomong kalau dia bis ketemu housematenya di tempat persewaan buku ma orang lain.trus dia nangis, mewek.kekeke

     
  10. til

    April 17, 2008 at 7:17 am

    @herlina: yay ngapain jg nangis -_-‘
    @astri: jgn percaya sama si herlina,percaya nya sama saya aje kikiki nonton itu tuuuu.. nanti deh saya kasih liat😀

     
  11. herlinatiens

    April 21, 2008 at 5:55 am

    ya kali-kali rebutan boneka babi ma pacar kan bisa aja nangis..rebutan kolor, rebutan apalagi entah

     
  12. asalnama

    May 14, 2008 at 1:39 pm

    rebutan kamu

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: