RSS

Lil…

06 Apr

s.a.h.a.b.a.t

hijau kuning sejarah/telah kau tuliskan di sudut sana/menjadi sesuatu yang tak perlu kau jelaskan keberadaannya/ombak juga begitu/ia tak pernah menjelaskan apapun/untuk sejuta kebohongan yang ia bisikkan/bersama camar/sudahlah diam/biarkan sekelilingmu beku/kau tak perlu menghangatkan mereka dengan air mata.
Surabaya, 2005

Tulisan itu saya buat beberapa hari sebelum saya ulang tahun, waktu itu, yang kemudian pada bulan dan tahun yang sama diterbitkan oleh Bayumedia bersama tulisan yang lain dalam “Yang Pertama; Sajak Cinta herlinatiens.” Sengaja saya buat untuk Lil, yang suaranya memenuhi telinga saya di handphone. Kami tak banyak bersapa sesudahnya. Kadang-kadang saja bersapa lewat pesan-pesan singkat. Dan telpon-telpon santun saat dia hendak menulis berita tentang saya.

Saya memintanya, untuk tak lagi selalu mementingkan kepentingan “seseorang” itu. Dalam hati saya, sudahlah Lil, airmatamu tak harus jatuh lagi dan lagi.
Tapi sekarang justru sayalah yang membuat hidungnya mimisan karena kena pukul seseorang demi membela saya. Well, ceritanya bagaimana, saya tak harus bercerita di sini. Pendeknya seseorang sedang ingin memfitnah saya melalui “karya adi -tanpa- busana” anggaplah begitu.

Mengapa saya melarangnya menangis? Dengan menggantinya serupa luka berwarna merah. Saya tak melihatnya. Tapi saya tahu, saya akan panik jika berada di dekatnya. Lil, teman saya ini, dia seorang wartawan. Selalu santun, selalu manis, juga apa adanya. Kalau bicara, bibirnya seolah bergerak dengan cara yang paling sopan. Dia yang nampak malu-malu itu, pagi tadi mencoba menjaga harga diri dan nama saya dari orang-orang yang -tidak- saya kenal.

Sekarang, seperti ladang-ladang di musim penghujan, saya merasa ada terlalu banyak hal yang tak bisa saya bayarkan untuknya. Saya telah melewati hari yang sedikit berat dan melelahkan. Tapi saya tahu, saya tak harus sekuatir biasanya, karena Lil ada bersama saya pagi tadi. Seperti perawan Marea, dia berdiri di sana, untuk membantu saya melipat cerita ini dengan cepat tanpa bicara.

Yogyakarta, 6 April 2008

 
29 Comments

Posted by on April 6, 2008 in Catatan Hari Ini

 

Tags: ,

29 responses to “Lil…

  1. dear

    April 7, 2008 at 7:51 am

    terimaksih anda telah menjadi api yang membakar hubungan kami..
    terimakasih anda telah ucapkan kata sayang kepada kekasih saya..
    terimakasih karena anda nampak begitu indah dan membuat dia kelimpungan…
    terimakasih herlinatiens karena anda, saya merasakan dera..

     
  2. yasayaini

    April 7, 2008 at 10:31 am

    herlinatiens memang selalu membakar hati banyak orang.Menjadikan orang cemburu setiap hari.teman saya pacarnya jatuh cinta ma herlina ini,tidak begitu lama si dia yang patah hati ma herlina.Ya nggak Ja?mudah-nudahan ikut baca dia.

     
  3. herlinatiens

    April 7, 2008 at 10:49 am

    @ dear: Terimakasih sudah menganggap saya bara/terimaksih menganggap saya mencintai kekasih anda/terimakasih saya tak merasa dengan sengaja membuat seseorang kelimpungan/terimaksih anda bilang saya mencipta dera/
    tapi maaf saya tidak tahu maksud anda/maaf saya tidak kenal siapa kekasih anda/maaf juga saya tidak mengenal anda. Jadi maukah berbagi dera bersama saya?terkutukkah saya?
    Maaf,maaf,maaf…saya biasa saja memanggil adik-adik saya,teman-teman saya dengan kata ‘sayang’

    @ yasayaini: maaf,kalau memang begitu adanya?duh,saya rasa saya sedang dalam kondisi yang tidak bagus untuk membahas ini dengan lebih sopan dan santun.Maaf..

     
  4. yos

    April 7, 2008 at 1:23 pm

    hmmm

    lagi ilang wangsit puisine

     
  5. herlinatiens

    April 7, 2008 at 6:43 pm

    halah, kok? kenapa bisa gitu?

     
  6. yos

    April 8, 2008 at 2:26 am

    kata-kataku terpengaruh bahasa mesin if, if-then, else, begin end, printf move dx ax dll../ lagi diubek-ubek ms access dan borland delphi

     
  7. yos

    April 8, 2008 at 2:35 am

    haaaiiiiiiii
    siaaapaaa yang sedang broken hearth
    aura pilunya sampe sini

     
  8. pelangi

    April 8, 2008 at 4:52 am

    siapa lagi yang kau hancurkan hatinya sayang…
    siapa lagi yang kau rusak hubungannya sayang…
    tidak cukupkah tangis dan derita korban2 mu terdahulu hingga harus kau mulai lagi petualanganmu yang baru..
    jangan terlalu sering bilang “sayang” sayang
    karena “sayang” mu tak lebih dari dusta

     
  9. Iyek

    April 8, 2008 at 6:53 am

    kenapa lagi orang2 ini Cinta?
    sungguh malang hati mereka… padahal kucing2 di rumah pun kau panggil2 sayang…, kambing tak berbedak pun kau panggil sayang…
    dan mereka dengan senang hati menyetarakan diri dengan kucing dan kambing2…
    padahal kalau manusia, tak pernah kau panggik sayang, seperti aku ini, apa saja kau buat panggilan istimewamu untukku? Iyek? Jeyek? Wewet? ..
    Cinta… Cinta.. sungguh malang mereka ini

     
  10. astri

    April 10, 2008 at 6:57 am

    waww… keren2 komentnya. untuk semua yang punya nalar dan rasa.
    saya yakin anda semua menggunakannya dengan bijak. tanpa meski mendakwakan sesuatu pada orang yang tak tau atau tak layak di dakwa. kenalilah, apa dia ‘bersentuhan’ dengan anda! kalau tidak, yaahhh… terserah si empu blog dong mau ngapain dia. tapi saya yakin semua anda punya pengedali diri.
    ok lah… saya paham aja bila kata ‘sayang’ itu kan patah dalam hati kapan saja.

     
  11. asalnama

    April 10, 2008 at 2:51 pm

    setuju dengan ibu astri.tapi harusnya bu herlinatiens bilang sayangnya pilih-pilih saja,kalau ada yang GR begini kasihan.bilang ke aku saja bu!sepakat tidak ya

     
  12. herlinatiens

    April 11, 2008 at 2:03 am

    @ astri: glegek…kamsudnya terserah pemilik blog opo iku?maksudnya aku ngobral janji ta?

    @ asalnama: lhah? pilih-pilih? keknya orang dewasa dan sehat bisa membedakan mana sayang yang ini dan mana sayang dan itu. mana yang bibir yg bicara dan mana yang hati yg berucap. bilang ke kamu? ntar kamu GR. kan repot lagi

     
  13. astri

    April 11, 2008 at 2:10 am

    untuk sahabat herlinatiens… terimakasih dari saya, atas semua bantuan itu. saya yakin anda memanglah seorang sahabat bagi dia, yang telah menemaninya tuk sebuah bara yang tak layak disentuhnya.

    @asalnama…kalau sampeyan mau dia bilang sayang pada sampeyan.. sini deh, saya ajarin. mau gak?

     
  14. herlinatiens

    April 11, 2008 at 5:54 am

    aku juga sahabat sampeyan kan? malah lebih gila kan? aku kan sayang sama semua sahabat, teman, juga musuh meski sedikit. ok..semoga kalian bahagia ya. dih kek ucapan perkawinan aja. yo intinya gitulah..btw, jangan ngajari asalnama yg ndak-ndak…ikutan odong dia ntar

     
  15. langitjiwa

    April 19, 2008 at 1:49 pm

    ” hmmm……….”tidur lagi ah..!

     
  16. ReI

    April 21, 2008 at 5:52 am

    ada perperangan disini rupanya, boleh dong saya ikut mengangkat senjata saya juga, deal!
    @pelangi..gunakanlah nalar anda dengan baik! saya tidak menggurui anda tetapi lihatlah dengan baik, gunakan mata pikiran anda, bila anda perlu kaca pembesar, saya akan meminjamkannya pada anda, itu juga yang dilakukan Al dan rusli pada anda.mungkin akan banyak lagi yang akan membantu anda untuk memberikan keteduhan atas gersang yang anda rasakan atas kehadiran seorang anak manusia biasa, herlinatiens.

    bila anda mengenal ia, saya berani bertaruh pada anda, anda akan menjabat tangannya sewaktu anda akan berpisah dengan ia dan kan berkata “semoga anda berbahagia hidup dengan penuh keteduhan yang cerdas”

     
  17. herlinatiens

    April 21, 2008 at 6:00 am

    @ pelangi: Kalau begitu, maafkan saya pelangi…meski sesungguhnya saya benar2 tak tahu mengapa saya salah hy krn dicintai…maaf, maaf, maaf, sungguh.

    @ Rusli: sudahlah bro…mungkin aku yang salah.

    @ langitjiwa: selamat tidur kalau gitu dek..

    @ ReI: terimakasih dan salam kenal ReI…sangat

     
  18. ReL

    April 21, 2008 at 6:18 am

    rel adalah jalan untuk kereta melaju dalam jalurnya..
    dan jalur seperti apakah kereta Bima itu?..

    terimakasih kembali tuk anda… sangat dan salam kenal juga.

     
  19. herlinatiens

    April 21, 2008 at 6:41 am

    wes terserah mba..monggo monggo

     
  20. ReL

    April 21, 2008 at 6:47 am

    monggo monggo nya ama pelangi donk mbak…
    kasih senyum yang manis gitu ..tapi, janganlah,, tar tetap aja dia terganggu (karena Senyum anda buat dia mau kencing sedangkan dia pake celana yang ga punya resleting).. mang ada celana seperti itu!! ada ga mbak?

     
  21. pelangi

    April 22, 2008 at 4:48 am

    hahahahahhahaah
    banyak yang berlagak mengerti benar siapa herlinatiens
    “sedangkan topeng rupa itu terkemas dengan sempurna di raganya
    jangan kira anda sempurna karena tergilai
    jangan bilang sayang kalo ternyata anda hanya mempermainkan”
    saya cukup tau siapa herlina untuk posting disini

     
  22. yos

    April 22, 2008 at 10:48 am

    kelihatannya cantik nian adek bungsu herlinatiens…
    gimana ya caranya mereka-reka konflik ini dalam bentuk novel?
    // bingung komennya //
    wah meguru meneh menyang mbak herlinatiens.

    dalam puisiku…
    // waah ilang maning wangsite…

     
  23. herlinatiens

    April 23, 2008 at 12:03 am

    @ REL: sialan lu, masak ane bikin orang pingin pipis. Odong lu ah.

    @ pelangi: iya, iya, silahkan lho mbak..teruskan lho…

    @ yos: oh cantik dong, adekku gitu lho, paling tidak di matakulah yos. iya mana puisimu, kurindukan ini..eh maaf dilarang menggunakan kata sayang dll, ntar aku dikomplen lagi ma pelangi. huik…

     
  24. yos

    April 23, 2008 at 4:11 am

    memang kata sayang dan cinta bisa membakar dan menghanyutkan, tapi omong-omong apa @pelangi pernah baca puisinya kahlil gibran atau jalaludin rumi, atau bushairi ya? apa trus jatuh cinta sama pengarangngnya, kan orangnya botak, berkumis, berjenggpt panjang, dan udah wafat.

     
  25. M4T4H4RI

    April 23, 2008 at 5:42 am

    du dudu duduu… herlinatiens herlinatiens…
    napa kamu nak nak.. kamu apakan anak orang?? duh, saya sering bilang sayang ma herlinatiens, sayang.. iya kan sayang.. mari kita bersayang-sayang.
    @ pelangi juga mau?… sayang itu kan kata yang baik, sapaan yang lembut dan mesra tentunya, napa repot2 dengan sayang!!
    btw, anda mbak rupanya?? dududu dududu… mau bersayang-sayang dengan saya?!

     
  26. she

    April 24, 2008 at 1:03 am

    @ pelangi : ( pelangi – pelangi alangkah indah- mu.. ) tak se- Indah kata – kata mu…😀 salam kenal dari saya.

    jangan bilang sayang kalo ternyata anda hanya mempermainkan” …
    >> wew , sepertinya anda yang ke GR an deh mbak pelangi… mbak herlin selalu memanggil sayang ke siapa saja.entah itu teman,adek,sahabat mungkin.dan betul kata M4T4H4RI , sayang itu sapaan yang lembut dan sopan pastinya. tinggal kita yang mengartikan saja bagaimana kata ‘ sayang ‘ itu..

    saya cukup tau siapa herlina untuk posting disini
    >> uhm… jika anda cukup tau mbak herlin seharusnya nggak ada komen anda yang seperti ini lah mbak pelangi..dan yang tau mbak herlin ,yah..tentu saja dirinya sendiri. setuju kah anda?!

     
  27. herlinatiens

    April 24, 2008 at 6:40 am

    @ yos: bagaimana kalau pelangi jatuh cintanya sama sampeyan saja? kan solusi paling menarik itu…

    @ M4T4H4RI: lhah ndak tau aku, seingatku ya aku ma mantanku baik2 saja iks..hoek…

    @ she: aih nona lama tak muncul, kemana aja non? sibuk cari handphone ya? du du du du..bungkusnya dah dapat? ucapannya dah ditulis?

     
  28. she

    April 24, 2008 at 11:45 am

    iyah.. udah dapet bungkusnya mbak.
    jadi ku kasih bungkusnya aja ya mbak…😀 hehehe
    ucapannya gak perlu ku tulis lah, langsung ku ucapin ke sampeyan saja.ok

     
  29. herlinatiens

    April 25, 2008 at 1:12 pm

    Ya begitulah segala hal lahir dengan cara yang paling santun..pembungkus juga santun nona…

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: