RSS

Cupido atau Floria Aemelia?

11 Mar

Tiada setetes pun dimurnikan oleh jejampi di tengah malam, tak ada seni tiada mantra, yang akan pernah mampu mengisi, dengan gejolak selain dirimu, kasihku.
-Laurence Binyon-

Saat saya sedang membuka-buka lagi Gunung Jiwa pagi tadi karena suatu hal, tiba-tiba sebuah sms masuk. “apakah kau fana dan nyata belaka?” Saya tersenyum, tanpa beban, saya membalasnya, dengan terlebih dulu memasukkan kode 001 di depan nomornya, “cinta adalah anak penipuan dan bapaknya ilusi.” Sebenarnya ungkapan ini saya dapat dari The Tragic Sense of Life, milik Miguel de Unamuno.
Lagi-lagi sms darinya masuk, “Kecurigaanmu sungguh membabi buta, nona.” aih….
Jangan salah sangka, saya bukannya sedang berhenti merasakan nikmat mencintai dengan tiba-tiba dan tanpa alasan, lantas menuliskan sms itu padanya. Saya bahkan tak sempat merasakan patah hati yang sangat. Tak sempat merengek, tak sempat menjerit, tak sempat menjerit. Kalau sempat menangis itu pasti karena sebuah kewajaran belaka. Tak berlebihan.
Shakespeare bilang: orang gila, manusia yang kasmaran dan penyair, sama-sama pengkhayal.” Aih, sedap betul ungkapan itu. Ini yang membantu saya melewati banyak hal.
meski kadang-kadang iseng saya bertanya. Lantas, Om Shakespeare yang ganteng, mengapa ada Hesiodes dengan Eros-nya. Aphrodite-nya mbah Homerus. Cupido si putra Venus. Cupido si bandel kecil yang menjadi guru terbaik dengan suka secara acak dan sewenang-wenang melepaskan panah-panah cintanya tanpa memikirkan perasaan orang-orang yang dilukainya? Saya ikutan ah…
Pengaruh kuat cinta seringkali terasa lebih magis dengan intensitas dan ketiba-tibaanya yang membuat orang menjadi buta dan kehilangan akal. Maka jangan salahkan orang di luar sana kalau berhenti mencintai anda dan jatuh cinta pada yang lain dengan tiba-tiba dan terasa tergesa.
Banyak kekasih yang menciptkan pertemuan-pertemuan rahasia lantas berakhir dengan kematian saja. Anda berhak memilih.
manis pahitnya mencintai sangatlah berimbang. Kalau anda kebagian pahitnya, ya mungkin karena di luar sana ada yang merasakan manisnya. Anda tentu senang menjadi penyeimbang kehidupan? kekekke
tapi, biasanya kisah-kisah cinta yang berakhir tragis yang mudah dikenang oleh banyak orang. Di abad pertengahan, hal ini dilambangkan oleh pasangan kekasih dari Perancis, Abelard dan Heloise. Yang tenggelam dalam sesak cinta terlarang antara seorang guru dan muridnya. Belum lagi patah hati perempuan Afrika bernama Floria Aemilia pada kekasih yang meninggalkannya dengan mengatasnamakan Tuhan; uskup Hippo, Santo Agustinus.
Jadi kalau mau dikenang, mending kita merakit cinta yang berakhir tragis saja. Uhuy…siapa berani mencoba?

“Hidup ini singkat, Floria….” Vita Brevis.

 
12 Comments

Posted by on March 11, 2008 in Essay

 

12 responses to “Cupido atau Floria Aemelia?

  1. fajarwisnu

    March 11, 2008 at 12:18 pm

    wee dah ada update baru. Ini blogger apa cerpenis apa novelis, atau mahasiswi pascasarjana. Saya berpikir betapa meledaknya ayat-ayat cinta dari habiburrahman el shirazi (mantan guru man 1 yogya). Ternyata ada cinta laura dan cupido atau floria aemelia disini. saya jadi berpikir untuk jadi novelis terkenal haruskah kaki patah tertabrak motor dulu (habiburahman el shirazy) atau menderitaaaaa dulu. (thalasemia kayak pipiet senja)…
    Heran aku…..

     
  2. herlinatiens

    March 11, 2008 at 12:22 pm

    lha mbuh iki, aku kan bis baca komentar sampayan yang bialng seminggu nggak postying. ya demyi cintya ya saya postying saca tulisyan ini..so, cidak dicomplain lagci ma you..kekkeke.doh angel je jadi cinta laura.

     
  3. she

    March 11, 2008 at 3:03 pm

    kekeke… bahasanya kok jadi Cinta Laura ?! ketok nek mekso mbak…😀 hehehe.

     
  4. herlinatiens

    March 11, 2008 at 3:24 pm

    no comment, becoz sayah baru belacyar this lang.doh piye ya? kekkeke. Iya nih, pusing pusing dengernya. sepetinya sayah, must banyak-banyak belacyar samya camu..doh sulit deh ya. Ya gitulah dek, kena virus nih

     
  5. she

    March 11, 2008 at 3:42 pm

    kemarin kena virus dangdut… eh, sekarang virus Cyincya Laura😀

     
  6. cinta_laurek

    March 11, 2008 at 11:11 pm

    oh my god! kamyu janghan seenaknya meniryu uchapan shaya yea.. tak tempeleng modar sampeyan

     
  7. she

    March 13, 2008 at 11:12 am

    @ astri… wex, bukannya suka apa gak suka mbak…
    cuma prihatin aja kok kayanya kasihan banget nih Cincya.:D hehehe…

     
  8. cupido

    March 14, 2008 at 12:58 pm

    yang penting cinta kamu cinta kamu cinta kamu. fana nyata mimpi fana nyata mimpi. harapan impian doa harapan impian doa. perkara kamu tolak beda urusan. seperti katamu, cinta hanya cinta. sesekali balaslah smsku dengan mesra. sedang memandangi fs-mu

     
  9. astri

    March 16, 2008 at 10:54 am

    iya..kamu benar herlin. bicara sedih, mungkin aku bisa cepat menetralisir kesedihanku dengan berpikir. seperti yang kamu maksud waktu itu. cukup dipikirkan dengan pemikiran. dan sudah berhasil. hidup ini indah toh..! semua datang dan pergi..biarkanlah berlalu kalau memang kan berlalu. tul ga?
    @she..banyak orang bilang, prihatin itu fajarnya suka lho..!hehehhehhehh…

     
  10. fajarwisnu

    March 17, 2008 at 3:58 am

    baca blog
    heran
    konsentrasi buyar
    klewes-klewes-klewes beranjak pergi
    sambil sesekali tengok ke belakang (wajah agak kecut)
    …..
    seminggu berikutnya
    tanya “lagi baca buku apa koq serius bolak-baliknya, yang edisi luks (hvs) lagi/ bukan kertas buram.
    (he he he ning karo senyum kecut)

     
  11. yos

    March 17, 2008 at 4:06 am

    penyair gila dari samodra grasia..

    aku datang tanpa kau undang
    sesekali melihatmu meradang
    tak jua teman berhenti menggoda
    di ufuk timur adakah cinta, adakah cintya.?
    entahlah mungkin ia telah lebur dengan sang angin
    (bentar… idenya habis)

     
  12. yos

    March 17, 2008 at 4:15 am

    samodra grasia kuwi opo to mbok tanya she
    sek to mengko rak diterangke yos jawab mbak her
    keterangan yos samodra kuwi laut, grasia kuwi rumah sakit jiwa pakem, jakal sonooo.
    lha siapa tokoh yang jadi ide, wagiran
    —haah– kaget

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: