Selingkuh = Sexual Aberration?
.: Hati-hati dengan efek samping :.
Namanya Rusli, dia akan menanyakan sesuatu dengan cara kanak-kanak pada saya. Seperti biasa, baru saja sms dia masuk. From:nicebro (+6281826****) sudah selingkuhkah anda hari ini? Selingkuh 5kali sehari akan menghilangkan stress. Eh becanda. Mantap mantap.
Saya dengan cekatan membalas sms-nya; Sudah dong, tapi tenang, segalanya aman. Tak ada satu menit, balasannya masuk; ok perhatikan kanan kiri anda sebelum selingkuh. Pastikan tempat dan waktu aman. Save first. Aku juga mau selingkuh ini. Ma monyet dan kambing. Mbeek. Mau kuliah ah.
Nah, saya tersenyum seperti menemukan ide dengan membalas; Ya lah sana. Kalau kuliah belum bener, saya sarankan anda jangan selingkuh dulu. Karena, efek sampingnya sangat tidak menguntungkan bagi jantung anda. Dia membalas; Asu, Asu, Asu!!!
Saya tertawa sesudahnya. Bagi dia, saya memang selalu nampak sebagai peselingkuh yang handal. Tanpa perlu merayu dan menggombal, laki-laki dan perempuan akan mudah mendekat pada saya. Tapi benarkah saya begitu? Tentu saja itu tidak benar. Tentu itu tidak tepat. Lagipula selingkuh dari apa? dari siapa? dengan siapa? dimana? Ah dia mengada-ada, bukan? Berselingkuh adalah ketika kita melanggar suatu kesepakatan bersama. Pertanyaannya adalah bersama dengan siapa? Kalau tidak ada siapa-siapa masih dikatakan selingkuh itu pasti dia menganggap saya terlalu mencintai diri sendiri. Otomatis, maksud dia adalah berselingkuh dari diri saya sendiri, “AKU.”
Tiba-tiba juga saya ingat kajian “Aspek Penyimpangan Seksual dalam Karya Sastra” dalam skrisi saya. Dalam sebuah paparan tersendiri, saya mencoba mengupas apa-apa saja yang dimaksud dengan penyimpangan seksual.
Meminjam penjelasan dari Marzuki Umar S, “Bagaimana mungkin manusia tidak terperangkap senggama pra-nikah jika setiap hari antara laki-laki dan perempuan bertemu dan bercengkrama? Bagaimana mungkin tidak ada kisah suami yang selingkuh jika pertemuan laki-laki dan perempuan dengan penampilan terbaik mereka, laki-laki dengan dandanan sempurna dan perempuan dengan obsesi seksi dan memikatnya, sering terjadi?”
Ah, sebenarnya saya kurang sepakat dengan kalimat-kalimat barusan itu. Kok lantas begitu? Selingkuh itu apa? seperti apa sajakah yang termasuk selingkuh? Bahkan beberapa orang menganggap bahwa perselingkuhan adalah sebuah penyakit. Yang mengarah ke suatu hubungan seksual juga dianggap sebagai penyimpangan seksual (abnormal). Sejajar dengan prostitusi, promiscuity, adultery, satyriasis, anorgasme, frigiditas, dysparenia, vaginismus, initial coitus difficulties, ejakulasi prematur, copulatory impotensi/psychogenic aspermia, dan impotensi. Tentu aneh bagi saya membayangkan laki-laki yang impoten lantas disebut memiliki penyimpangan seksual. Yang hampir setingkat (hampir disejajarkan) dengan zoofilia, nekrofilia, pornografi/obsceniti, pedofilia, fethisme, incest dan beberapa lagi yang lain.
Nah, kalau misal saya menuliskan homoseksual sebagai salah satu bentuk penyimpangan seksual, (seperti psikoanalisisnya Sigmund Freud) tentu akan ada teman-teman yang menganggap teori itu tidak benar. Sebagian yang termasuk dalam yang hobi selingkuh akan menganggap bahwa perselingkuhan mereka tentu saja tidak sama dengan homoseksual apalagi zoofilia.
Tentu saja ‘perselingkuhan’ yang menjadi bahan candaan antara saya dan Rusli tidak sama dengan ‘perselingkuhan’ yang dimaksud oleh si Marzuki dalam teori2teorinya. Atau sebenarnya sama saja? Mungkin patut ditanya, perselingkuhan yang seperti apa? Yang , melibatkan apa saja. Tapi hitung punya hitung, memasng bisa saja mengarah ke teori yang dipaparkannya. Kalau semisal saya hoby selingkuh, entah dengan melibatkan ‘komunikasi fisik’ atau tidak tetap masuk dalam penyimpangan seksual. Tentu saja, kita musti ingat, bahwa relasi seksual, tidak hanya melibatkan fisik, tapi juga jiwa dan manifestasi seksual lain. Mungkin -saja- saya bukan termasuk orang-orang setia, tapi saya juga tidak hoby selingkuh apalagi jatuh cinta…apa ini juga penyimpangan? Pelanggaran kata Bayu, teman saya bilang.
Dalam psikoanalisis om Sigmund Freud, dunia bawah sadar manusia semata-mata hanyalah sebatas dunia seksual semata. Keyakinan ini ditentang oleh muridnya sendiri Carl Gustav Jung yang menganggap bahwa dunia bawah sadar tidak sebatas ‘dunia seksual.’ Nah dunia bawah sadar inilah yang mencakup ranah yang lebih luas.
Yang selanjutnya sebenarnya bisa saja kita mendiskusikan perihal objek seksual dengan tujuan seksual. Karena, saya pikir, dua hal inilah yang membuat seseorang bisa dikategorikan menjadi orang yang abnormal atau normal. Perselingkuhan bila dikaji dari tujuan dan objeknya, bisa-bisa saja diyakini orang sebagai salah satu bentuk penyimpangan seksual, sexual abrration. Wew….
Kalau homoseksual yang menurut Sigmund Freud termasuk sexual aberration saja tidak mau mengakui/merasa kalau mereka menyimpang, apalagi yang hoby selingkuh yang bisa saja berpikir wajar-wajar saja. Tapi kalau selingkuhnya dengan kambing atau anjing tetangga kek mana itu? Doh..lengkaplah sudah.
****
Belum selesai saya menulis ini, sms dari seorang kawan masuk, from: Diah Ayu (+62817685***) katanya kamu punya pacar baru di Bali ya? Lalu yang di Bandung bagaimana?
Saya mungkin tahu siapa yang Diah Ayu maksud, tentang Bandung dan Bali. Tapi saya tak tahu, mengapa dia menduga saya memiliki ikatan dengan keduanya. Saya kira Diah Ayu inilah yang sebenarnya mengalami penyimpangan seksual. Puas hasratnya, kalau berhasil membuat saya kesal. Hehehehe.









eh jangan2 yos, pram(uka), cowoqsableng, dll( dan yang lupa-lupa) itu selingkuhannya mbak her ya? trus kapan ya ketemunya he he he
doh….selingkuh dari apa? siapa? mengapa? selingkuh kan musti pake alasan juga. Kalau ndak punya alasan ya ndak ajalah. kekeke. Sapa ya yang mau jadi selingkuhanku? duh duh duh…
alasan apa ya, bingung aku…
hahaha. tergantung modus operandinya juga ding. duh, lucunya bicara perselingkuhn.
Misalkan mengapa UU begitu mengatur segala bentuk relasi. Belum lagi aturan agama dan nilai adat yang beragam di Indonesia. Itu sudah pasti bisa saja jadi salah satu alasan. Kek, mengapa suku Jawa suka susah nrima menantu dari Sunda atau Batak. Itu pasti karena nilai yang ditanamkan sejak bertahun-tahun. Memisahkan banyak pasangan kekasih, dll, dst. Belum lagi para TNI yang jadi gamang menikah dengan seseorang dari keluarga yg dianggap ‘merah’. Konteks merah aja padahal mereka gak selalu ngerti. Odong…
sepertinya banyak yang mau jadi selingkuhan anda apa lagi menjadi kekasih anda
ya begitulah mbak…
maksudnya? coba aku tulis daftarnya satu-satu. yang pertama daftar sampeyan maksudnya? ya bolehlah….kekekek. Nama: She. Umur: lengkapilah nona…
wew… malah seperti biro jodoh saja anda ini
wah komen-komen diedit kabeh
@ She: Biro jodoh buat siapa? Silahkan bagi yang mau berjodoh-jodohan disini…
@ Bayu: Apanya yang diedit? segala yang sampai dalam blog ini tanpa moderator, jadi tidak ada yang saya edit, bahkan untuk cacian. Kalau kita bisa menerima masukan berupa pujian, artinya kita juga harus siap menerima kritik kan
sorry aku komen di tulisan satu, tak baca di tulisan lainnya, jadi nggak ketemu komennya
Mungkin juga comment sampeyan masuk ke spam secara otomatis (seperti milik cowoqsableg atau yos), karena ada kata2 yang dianggap mesin kurang benar, tapi sudah saya loloskan dua komentar itu dari spam. Saya sendiri tidak menemukan kata-kata yang dianggap mesin itu ‘kurang benar.’ Kadang-kadang, mesin juga terlalu sensitif…Tetaplah menjadi Bayu atau siapapun, dengan begitu saya tahu anda berada di situ.
selingkuh!… suatu kebiasaan. yang mesti dimaklumi, dan bukanlah suatu hal yang mesti dipertanyakan. manusiawi sekali… hehehehehehehehheheh…
apakah iya buk herlin??
dan modus operandinyalah yang mesti dicermati.. …
Wew..ini ni, pelaku kita. Jadi bagaimana bu? anda hobi selingkuh ya? gimana kenikmatannya? tidak senam jantungkah? Tapi sepertinya anda masih belum piawai benar, hingga meniadakan konsep “bertanya dan menjelaskan.” Bagi peselingkuh sejati, konsep itu justru yang wajar, jadi kalau ada pertanyaan dan musti menjawab itulah kepiawaian kita teruji. Bukan dari bagaimana kita menyembunyikannya. Kalau selingkuh cuma diem2 ketemu di lorong2 sempit, ya itu mah masih perlu latihan :p
Modus operandinya memang bisa bermacam. Kalau kamu yg hobi nyimpan brondong ya paling2 mau bagi2 duit doang kan ya? ENtahlah, saya kalau mau selingkuh juga tidak tahu selingkuh dari apa. Jadi TIDAK ADA alasan buat saya selingkuh. Begitu lho mbuzzzz!!!!wes, puas? YM-ku agak odong
nah lho… bicara piawai! itu begitu mudah dilakukan dan sembunyi2, hampir tidak saya lakukan. semuanya tau, kalau tidak hanya dia saja yang saya panggil “sayang” hahahahahhahah… dan malah terlalu sering gencatan sejati.. dan saya nya, mulai dari duitnya yang selalu cekak, ampe HP yang dibanting2 n ga fungsi lagi. idiihhhh..
ngomong ape ini..dan senam jantung! ya gak lah.. saya ga suka senam yang gituan.. kekekekekke…
tapi gimana dengan TIL ya? dia suka selingkuh ga buk herlin?
saya mau tau ahh..Til, suka selingkuh ga?
buk herlin… tak ada alasan untuk selingkuh? ahh yang benar!!.. kalo diatas ada bicara selingkuh dengan kambing atau anjing tetangga, gimana selingkuh dengan waktu, dengan kerjaan, bahkan dengan diri sendiri? hayoo….!!
buk herlin mau jawab apa?
Perselingkuhan memang tabiat aslinya dilakukan secara sembunyi2, tapi bagi yang piawai meremas hati orang, cukuplah yang jelas-jelas saja. Bagi Peselingkuh, urusan hati urusan kesekian. Jaid kalau ada yg terluka kerana tindakannya, itu ndak masalah. Memang mungkin, asyiknya berselingkuh adalah karena dilakukan dengan ’sembunyi2′ itu tadi. Tapi mungkin asyik juga kalau, menggandeng banyak orang tanpa musti sembunyi2 karena takut ketahuan, karena kalau ketahuan lidah yang terlatih itu akan dengan mudah menjelaskan. Yang lebih piawai cukup dengan senyum dan tatap mata sudah cukup menyenangkan salah satu pasangan. Jadi….bagaimana? Menurut saya, yang paling menarik dari perselingkuhan mungkin saat kita harus pura2 menangis saat kehilangan, atau yang lebih menarik lagi adalah ketika tiba waktunya kita untuk membuang mereka dengan cepat dan tepat pada tempatnya (kek kaus aja,kekeke).
Nah, perihal TIL, saya mana tau dia hobi selingkuh apa tidak, setau saya dia setia. I mean setiap kota ada kali.kekeke.coba aja tanya ke dia langsung.
Selingkuh dengan waktu? kerjaan? dengan diri sendiri? sepertinya itu yang paling asyik dan menjanjikan. Jadi, telentangkanlah dirimu sendiri di atas pasir, tunggulah langit mematukmu…UJI KEPIAWAIANMU, ASTRI…
hahahhahhahha…
sudahlah.. saya sudah lelah dengan semua itu, meskipun tetap ada juga yang mau untuk digitukan. dasarcinta kadang buat kebegoan… mungkin saya yang terlalu ego dalam kebegoan.
Ya…tutup pintu, ntar juga ada yang ngetuk. Kalau ndak ada yang ngetuk, berarti rumah anda kurang menarik, kurang nampak rapi, atau terkesan angker. Buatlah yang datang merasa nyaman. Karena pertemanan bisa dimulai dari situ. Orang yang nurutin ego memang seringkali jadi bego. Yang bego juga sering jadi terbawa ego. Jadi kek mana?
Saya sering dengar, ada korban baru dalam tulisan mbak herlina. Bener mbak? membaca tulisan ini saya jadi berpikir kalau pendapat tadi benar.Berarti banyak dong pacarnya?Siapa?
yo ii buk.. dan sekarang, lagi ga peduli tuh dengan yang ketuk ketuk.. penghuninya dah cukup kayaknya..hahahhahha…
bego vs ego… itu judulnya.
@ikan kecil..waww… kayaknya lu benar deh.. mbak herlin itu mang bisa menghipnotis orang untuk dijadikan korbannya… hehhehehe..
saya harap lu ga akan jadi korban.. ati2 ya ma dia..
apakah iya mbak herlin?:p
@ astri : apakah kamu juga termasuk korbannya ?!
Sepertinya harus buat KIDUNG PARA KORBAN HERLINATIENS. pasti she dan astri pacar herlinatiens ya?
hahahhaa…
) ya begitulah.tanya kan saja pada empunya tulisan ini.bagaimana kiranya mbak?
@ santana… duuhh, korban herlin!1 amit2 deh.. ga aku kale..
@she. kamu nanya toh?..herlin kale yang korban aku! hahahahahahahah
@ ikan kecil: tak ada korban, selingkuhan pun jadi…:p hoek…ndak adalah dek, kata siapa itu. Ndak benar…
@ Astri: kaau ndak peduli, jangan meratap lagi ya! awas kalau kamu curhat, tak tutup telingaku pake rokok. Aida, payah loe, maen firnah molo. Berkata dusta itu berdosa nak. Hipnotis apaan loe! Korban apaan!?
Duh mbuhlah..untuk semuanya..silahkan, monggo, silahkan, lanjutkan…jangan lupa klik BUKU TAMU SEADANYA.. kekeke…akan muncul tulisan khusus untuk Astri judulnya Astri = Pemain bokep Indo…hoek. siapa yang setuju harap angkat tangan
duuhhh..
aku ga akan meratap lagi sama kamu kog..
semua dah jelas..
dan penghuni rumah dah lengakp. tinggal tunggu harinya aja…hahahhahahhaha
apaan coba!!
dikau!!
mempropaganda aku, tunggu yaahhh… aku yang akan gorok leher dikau!
kakakakak..mampus ane, bisa digorok beneran ini.lhah kan aku sekedar meneruskan permintaanmu Nak….gimana to…mampus ane….propaganda apa. dih yg artis bokep… :p
Tak Seperti biasa dan sudah menjadi kebiasaan bagi seorang yang berusaha pintar untuk berapologi dengan semua kelakuannya, sembarang nalar. Aktifitas yang selalu mencoba untuk berfikir logis. Mungkin seperti itu juga yang dilakukan nona herlinatiens yang juga mau pindah profesi menjadi penyanyi tersebut.
Sayangnya herlinatiens tidak menyimak dengan nalar yang serius. Hanya sebuah apologi untuk menghalalkan tindakannya. Sebuah pengertian yang dapat dimengerti maknanya tanpa mengenal betul materi secara fisik berhubung dengan arti selingkuh yang dibesar-besarkannya.
Ketika ia, sang presenter tersebut mengatakan seligkuh itu adalah bukan penyakit, bukan sesuatu yang tidak wajar ketika kita melanggar kesepakatan bersama. menurutnya ketika berslingkuh harus ada lawannya. harus dengan apa? siapa? dan dimana?. Ah!! untung semalam saya sempat membolak balik kamus besar bahasa indonesia terbitan balai pustaka edisi ketiga tahun 2000. saya sempat tercengang cengang dan hampir pingsan. bahkan seperti anak kecil saya harus membuka kamus itu tiga kali untuk mengetahui apa yang dimaksud kamus itu dengan kata selingkuh. didalamnya selingkuh adalah 1 suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan diri sendiri, tidak berterus terang, tidak jujur curang, serong; 2 korup; 3 suka menyeleweng.
ahhh hanya sebuah kamus! bukan teori, bukan perkataan dari nabi.! kalau dipikir pikir, saya pun juga agak aneh dengan penjelasan kamus itu. tapi ahir ahir ini saya juga tak percaya teori. definisi! sangat halal nona herlinatiens mengungkapkan semua definisinya. tapi disini sang nona yang lulusan jurusan bahasa indonesia berlaku tidak adil. dengan mengatakan dan menganalogikakan selingkuh harus tidak disejajarkan dengan penyakit penyakit seks yang menurut dia bukan sebuah yang aneh. saat penjelasan penjelasan literal gagal untuk meyakinkan seseorang biasanya para filsuf menggunakan analogi.
begini nona semalam saya juga menonton cruel intention 3. disitu ada anak muda amerika yang saling jatuh cinta dalam sebuah asrama. nah dimana sangat lumrah mereka melakukan seks. seorang pria bahkan bertaruh dengan pacarnya untuk bisa meniduri pasangan orang lain. disini seks tidak menjadi penting. jika dikaitkan dengan selingkuh. bagi mereka selingkuh adalah ketika mereka melakukan ikatan dengan orang lain. lebih umumnya ketika mereka sudah menikah. tapi untuk seks mereka masih belum menganggap sebagai perselingkuhan. kemudian saya menjerit histeris setelah mengingat paman saya yang berdarah madura membunuh paman saya yang lain karena melihat istrinya berselingkuh di sawah dengan paman saya yang lain itu. hanya melakukan seks nyawa harus melayang. dalam bukunya CAROK A. latief menyebutkan bahwa kematian terbesar dipulau madura terjadi karena carok yang disebabkan oleh perselingkuhan. dalam 1 tahun saja di kabupaten bangkalan terjadi 2000 kematian dalam satu tahun.
berarti saya akan mengangguk mengiyakan kamus besar indonesia bahwa selingkuh adalah kebohongan. dan sudah menjadi fitrah bagi manusia untuk marah ketika mereka dibohongi.
setali tiga uang dengan nona herlinatiens. memang selingkuh tidak bisa disejajarkan dengan penyimpangan seks atau penyakit seks lainya. tapi selingkuh tetaplah sebuah kecurangan. dalam budaya indonesia selingkuh tetap dianggap dosa. ahhh sudahlah kalau saya betah menulis di blog sang nona saya takut membuat blognya kotor. mungkin kapan kapan saya akan diskusikan dengan kakakku yang kupanggil nona ini.terima kasih.
nah kan beraksi dia kan…ya ane ntar bahas yang serius deh ya. gini deh gini, kan ane bilang odong…selingkuh dari apa, mengapa, dll..ya kan bisa tu selingkuh ma idelisme diri sendiri. komitmen itu bisa dengan diri sendiri. Kata-kata kan sifatnya arbitrer=semena-mena. that is why…memang benar apa yang kamu bilang. Nah, selingkuh ma diri sendiri seperti yg dibilanga Astri itu juga benar kan. Tapi di sini, selingkug yg dimaksud adalah yg berkembang di benak masyarakat, bahwa selingkuh itu bla bla bla. meski dalah tulisanku juga ada kan bisa aja selingkuh ma diri sendiri, apalagi selingkuh dari diri sendiri. itu sangat mungkin…nah bagi peselingkuh sejati…kalau ndak selingkuh ma orang lain, justru itu menyelingkuhi komitmennya sendiri kali. kakakka..ai ai ai…GLODAK
yaa.. memang kita mesti mengkotakkan denga detail, selingkuh itu apa?
dan mungkin saya mau bertanya disini, selingkuh yang punya tanggungjawab moral yang paling besar apa?
selingkuh molo lu…orang kok hobby selingkuh.kek aku dong….apa ya? ya gitu deh.kekekekek..
@astri: tapi gimana dengan TIL ya? dia suka selingkuh ga buk herlin? saya mau tau ahh..Til, suka selingkuh ga?
ga lakuu ga ada yg mauu..
mana ada yg mau jd selingkuhan saya neng…
@herlina n astri: uda lah kalian b2 cocok kok jd bintang film bokep 2-2nya apa lg main bareng 1 scene.. saya pasti beli dvd/vcd/apapun itu lah.. sekalian saya sebarin disini biar yg udah tenar di indo sana tambah tenar disini :p
Luuuuu…dih!!!dari nama aja dha ketauan,kamu yang pemain bokep. gitu pake nunjuk orang.Kalau aku blg Astri=pemain bokep Indo.Itu karena die minta jadi bahan tulian.Nah,krn menurut info si Astri ini pemain bokep,ya sudahlah aku mau tulis itu aja.hoek..:))
Kok kamu ndak manwarkan diri untuk maen bokep aja Til
@ til. kasihan banget kamu nak nak.. dah cakep, masak ga punya selingkuh, yang benar aja. tapi, kayaknya kamu sering selingkuh dari babi deh. hahahaa.. trus ada kanguru, akhirnya jadi ikan tongkol pake lontong sayur..|(duuh.. jadi lapar saya). ga kangen ma lontong sayur? pulang gih.. aku kasih satu kuali tar buat kamu.
@herlin..idiih.. yang benar aja kita jadi bintang bokep, yang ada Til doang kale yaa, yang beli.
herlin, kayaknya kita kadang2 mesti sekutu juga neh lawan Til. gimana?
idiihh.. propaganda dikau berhasil kayaknya neh. taik!
Dih propaganda apa nyong? si Til mana tau hubunganmu ma si si cakep dari semarang ini..:p
kakakakak…:p
Emang si Til kan suka aneh2 omongannya kan.aku aja diajarin dia dulu perihal istilah bokep.Odong dia.Ane mau kali maen kalau sama Paulo Coelho.Soalnya kalau mau dia kan cuma ngobrol doang kan.Trus aku liatin mata dia,dia pelok aku dari belakang sambil ngajarin nulis.Kan gitu Astri…
taik! trus???
dasar!
senang kamu yaa..
Dih…ngomong apa nih? sapa nih? astri saha? :p
@herlina:
Soalnya kalau mau dia kan cuma ngobrol doang kan.Trus aku liatin mata dia,dia pelok aku dari belakang sambil ngajarin nulis –> iye masa begitu terus berjam2 apa kaga ngantuk? lols yg ada nanti diajarin yg laen kakakakak!
wew saya ga menawarkan diri jd pemaen bokep karna saya sadar diri plus kasihan sama orang2 yg bisa kena muntaber kalo liat saya maen film bokep hihihaha..
@astri:
kalian b2 mau bersekutu atau bersekutit ngelawan saya mana bisaaaa.. sekutit saya ada yg lain lg,yg dari semarang banyak tuh :p yahahaha maen cakep2 aja lu ngeliat jg belom pernah sampean,itu di fs pic anak saya
@ Til: diajarin opo, Til? iyo soalnya sampeyan suka bokep makanya tau apa yg disuka dan apa yang ndak :p
haiah saya belom pernah nonton bokep cuma denger2 dari siapa gitu lupa ada itu film bokep yg lg heboh katanya yg maen itu penulis siapa gt mau dipinjemin nih sama temen saya mau nonton. mau saya kirimin nda? :p
@ til: na na na na. til ngomong ma saha ya? keknya serupa suara tanpa wajah…saiton ya? ya, bolehlah, sini-sini saya pinjam, jadi penasaran..
saya rasa selingkuh bukan penyimpangan… satu hal yang wajar karena manusia cuma punya sedikit saja kemampuan buat setia…
ah Freud memang brengsek segala kembali pada kelamin! benci saya kuliah dan mempelajari banyak sekali tentang dirinya!
Psikopat paling ganas. Itukah pelaku selingkuh?